Friday, September 4, 2020

 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


Alhamdulillah hari ini memasuki hari kedua di kelas bunda sayang batch#6. Di hari kedua ini saya tetap memprioritaskan komunikasi produktif bersama putra sulung saya Alfa yang berusia 8 tahun. Setelah kemarin saya mudah sekali terpancing emosi dan lebih banyak menggunakan intonasi yang tinggi. Maka pada hari ini saya mendapati Alfa mudah diajak kerjasama, dengan cara sounding pada pagi hari agar ia melaksanakan semua kewajibannya (belajar, sholat, makan dan tidur siang) sebelum bermain.

Walaupun pada sore hari Alfa mulai memaksakan kehendaknya untuk menonton tv sore (padahal sebelumnya ia membuat perjanjian menonton tv siang hari saja sebagai pengganti menonton tv sore hari), namun saya mampu tidak terpancing emosi sehingga tetap bisa memberi jeda pada diri sendiri dan berkepala dingin saat Alfa mulai menunjukkan eksistensinya.

Hal ini juga mungkin saja dikarenakan suami saya yang pulang kerja lebih cepat daripada biasanya. Sehingga ketika Alfa mulai memaksakan kehendak, suami saya dapat membantu mengalihkan energi negatif itu dari saya. Dan ketika saya sudah memberi jeda pada diri sendiri, saya mampu kembali lagi berkomunikasi dengan Alfa dengan baik, tetap tenang dan on track.


Aspek-aspek komunikasi yang akan diterapkan adalah pada Alfa hari ini masih sama seperti kemarin yaitu:

  1. Bahasa tubuh

  2. Intonasi

  3. Bahasa cinta

  4. KISS


Semua aspek-aspek tersebut saya ulang sebanyak 5 kali. 


TANTANGAN:


Selama melakukan observasi dalam berkomunikasi efektif dengan Alfa pada hari ini, masih menemukan tantangan. Dalam berkomunikasi produktif kepada Alfa, karena pada sore hari Alfa tetap berupaya mendapatkan apa yang ia inginkan dengan cara memaksa.


POINT:

  1. Pagi hingga siang, Alfa mau bekerjasama dengan maminya namun ketika sore hari Alfa tetap memaksakan keinginannya untuk menonton tv diluar jam yang sudah disepakati.

  2. Ketika diingatkan Alfa tetap kukuh pada pendiriannya. Meredam emosinya diambil alih oleh papinya.

  3. Alfa mulai tantrum dan sulit diajak komunikasi, saya memberi jeda pada diri sendiri. Pemberian pengertian masih dilakukan oleh papinya.

  4. Emosi Alfa mereda 1 jam kemudian, setelah itu kami beri pengertian menggunakan pelukan dan bahasan cinta

  5. Saya tidak mudah terpancing emosi walau Alfa tantrum.



RENCANA UNTUK ESOK:


  1. Sounding Alfa agar esok tidak melanggar perjanjian yang sudah disepakati dan tetap melaksanakan kewajibannya tepat waktu (sholat, belajar, dll)

  2. Menggunakan lebih banyak pelukan dan usapan dikepalai pada Alfa ketika memberikan pengertian dengan bahasa cinta.

  3. Mempersiapkan segala kebutuhan agar maksimal membersamai anak-anak.



INDIKATOR KEBERHASILAN:


Hari ini saya merasa masih perlu kesiapan mental karena ada kalanya Alfa mengikuti arahan lalu tak lama kemudian ia kembali menunjukkan eksistensinya. Namun secara keseluruhan saya merasa cukup baik dalam memulai komunikasi efektif pada Alfa dan tetap on track tidak terpancing emosi, oleh karena itu saya memberi nilai bagi diri sendiri sebanyak tiga bintang (🌟🌟🌟).



Demikian report yang saya hasilkan dalam menjalani komunikasi produktif hari kedua.


Wassalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh

vindy April . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates